Translate

Selasa, 17 Juni 2008

wisata mesjid part 1.....




iDeaL-kaH beRat baDan mu???? let's see

Dewasa ini banyak kalangan masyarakat terutama remaja putri dan wanita paruh baya mengeluhkan dirinya mengalami obesitas  atau kegemukan, namun sayang kebanyakan dari mereka kurang memahami makna obesitas sendiri. Bahkan banyak yang menganggap sama antara obesitas dengan overweight, padahal kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda. Obesitas (kegemukan) adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebih, sehingga berat badan seseorang jauh di atas normal dan dapat membahayakan kesehatan. Sementara overweight (kelebihan berat badan) adalah keadaan dimana berat badan seseorang melebihi berat badan normal.  Untuk mengetahui lebih jauh tentang obesitas, kita akan mengupas cara menentukan tingkat obesitas menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan dampak obesitas terhadap kesehatan penderita .

 

Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan energi yang masuk dengan energi yang keluar. Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT) telah diakui sebagai metode yang paling praktis dalam menentukan tingkat overweight dan obesitas pada orang dewasa di bawah umur 70 tahun (www.medicstore.com).

BMI    :           berat badan (kg) / tinggi badan2 (m)

Keterbatasan BMI adalah tidak dapat digunakan bagi:

  • Anak-anak yang dalam masa pertumbuhan
  • Wanita hamil
  • Orang yang sangat berotot, contohnya atlet

BMI dapat digunakan untuk menentukan seberapa besar seseorang dapat terkena resiko penyakit tertentu yang disebabkan karena berat badannya. Seseorang dikatakan obese dan membutuhkan pengobatan bila mempunyai BMI di atas 30, dengan kata lain orang tersebut memiliki kelebihan BB sebanyak 20%.

Klasifikasi BMI Menurut WHO (1998)

 

Kategori

BMI (kg/m2)

Resiko Comorbiditas

Underweight

< 18.5 kg/m2

Rendah (tetapi resiko terhadap masalah-masalah klinis lain meningkat)

Batas Normal

18.5 - 24.9 kg/m2

Rata-rata

Overweight:

> 25

 

Pre-obese

25.0 – 29.9 kg/m2

Meningkat

Obese I

30.0 - 34.9kg/m2

Sedang

Obese II

35.0 - 39.9 kg/m2

Berbahaya

Obese III

> 40.0 kg/m2

Sangat Berbahaya

Para ahli sedang memikirkan untuk membuat klasifikasi BMI tersendiri untuk penduduk Asia. Hasil studi di Singapura memperlihatkan bahwa orang Singapura dengan BMI 27 – 28 mempunyai lemak tubuh yang sama dengan orang-orang kulit putih dengan BMI 30. Pada orang India, peningkatan BMI dari 22  menjadi 24 dapat meningkatkan prevalensi DM menjadi 2 kali lipat,  dan prevalensi ini naik  menjadi 3 kali lipat pada orang dengan BMI 28.

Klasifikasi Berat Badan yang diusulkan berdasarkan BMI pada 
Penduduk Asia Dewasa (IOTF, WHO 2000)
 

 

Kategori

BMI (kg/m2)

Risk of Co-morbidities

Underweight

< 18.5 kg/m2

Rendah (tetapi resiko terhadap masalah-masalah klinis lain meningkat)

Batas Normal

18.5 - 22.9 kg/m2

Rata rata

Overweight:

> 23

 

At Risk

23.0 – 24.9 kg/m2

Meningkat

Obese I

25.0 - 29.9kg/m2

Sedang

Obese II

> 30.0 kg/m2

Berbahaya

 

blue.....blue.....blue......




the sky.....
the sea.....
love it so much....
mmuahhh......

Minggu, 27 April 2008

maafkan aku..........

maafkan aku.....,
ku lalai menyapamu dalam duka.....,
ku lalai merangkulmu dalam derita.....,
tapi ku tak pernah lupa menyebut namamu dalam stiap doa ku....,

maafkan aku....,
atas ketidakpedulian ku ini......,
atas segala kelalaian ku ini......,
atas segala keegoisan ku ini.......,
maafkan aku....,
tapi ku slalu kan sayangi kamu.....,

hari ini baru kusadari kepedihanmu....
hari ini baru kusadari deritamu....
hari ini baru kusadari beratnya beban yang kau emban....
maafkan kelalaian ku slama ini.....

sungguh....,
ku tak sanggup mendengarnya....,
terlalu menyakitkan......,
maafkan aku......,

di saat ku masih bisa memikirkan liburan
kamu di sana sedang menganggung amanah besar
kamu di sana tak sempat tidur dengan nyenyak
kamu di sana kehilangan hak tuk bersujud panjang
maafkan aku

kini yang tertinggal hanya sebungkus rasa malu
segunung rasa bersalah
dan sekeping duka mendalam
maafkan aku

maafkan aku karna membiarkanmu berada di pinggir jurang
kini, izinkan aku menarikmu dari mulut jurang
membawamu kembali ke sini
lepas dari bahaya yang kan menjerumuskanmu ke dalam jurang itu....

maafkan aku....., karna terlambat menyadari segalanya
maafkan aku....., karna membiarkanmu sendiri
maafkan aku....., karna ketidakberdayaanku
maafkan aku....., karna kelemahanku
sekeping doa ku kan terus mengiringi langkah mu, langkah ku, langkah kita semua.....

semoga keikhlasan selalu mewarnai perjuangan ini.....
semoga kilau dunia tak kan menggoyahkannya....
semoga hati ini selalu terjaga dari noda.....
semoga hati ini selalu bersatu dalam cinta kepadaNya
semoga ikatannya semakin dikuatkan dalam iman kepadaNya
semoga ujian ini dapat kita lewati bersama dalam takwa kepadaNya