Translate

Tampilkan postingan dengan label lailatulqadar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lailatulqadar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Agustus 2010

Lailatul Qadr (Malam Kemuliaan)

Rating:★★★★★
Category:Other
dakwatuna.com – Allah Ta ‘ala berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿٣﴾ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1-5)

Allah SWT memberitahukan bahwa Dia menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi.” (QS. Ad-Dukhaan: 3). Dan malam itu berada di bulan Ramadhan, sebagaimana firman Allah Ta ‘ala: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Ibnu Abbas -radhiallahu ‘anhu- berkata:

“Allah menurunkan Al-Qur’anul Karim keseluruhannya secara sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah (langit pertama) pada malam Lailatul Qadar. Kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sesuai dengan konteks berbagai peristiwa selama 23 tahun.”

Malam itu dinamakan Lailatul Qadar karena keagungan nilainya dan keutamaannya di sisi Allah Ta ‘ala. Juga, karena pada saat itu ditentukan ajal, rezki, dan lainnya selama satu tahun, sebagaimana firman Allah: “Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (Ad-Dukhaan: 4). Kemudian, Allah berfirman mengagungkan kedudukan Lailatul Qadar yang Dia khususkan untuk menurunkan Al-Qur’anul Karim: “Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu?” Selanjutnya Allah menjelaskan nilai keutamaan Lailatul Qadar dengan firman-Nya: “Lailatul Qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan.”

Beribadah di malam itu dengan ketaatan, shalat, tilawah, dzikir, doa dsb sama dengan beribadah selama seribu bulan di waktu-waktu lain. Seribu bulan sama dengan 83 tahun 4 bulan. Lalu Allah memberitahukan keutamaannya yang lain, juga berkahnya yang melimpah dengan banyaknya malaikat yang turun di malam itu, termasuk Jibril ‘alaihis salam. Mereka turun dengan membawa semua perkara, kebaikan maupun keburukan yang merupakan ketentuan dan takdir Allah. Mereka turun dengan perintah dari Allah. Selanjutnya, Allah menambahkan keutamaan malam tersebut dengan firman-Nya: “Malam itu (penuh) kesejahteraan hingga terbit fajar” (QS. Al-Qadar: 5)

Maksudnya, malam itu adalah malam keselamatan dan kebaikan seluruhnya, tak sedikit pun ada kejelekan di dalamnya, sampai terbit fajar. Di malam itu, para malaikat -termasuk malaikat Jibril mengucapkan salam kepada orang-orang beriman. Dalam satu hadits shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan keutamaan melakukan qiyamul lail di malam tersebut. Beliau bersabda: “Barangsiapa melakukan shalat malam pada saat Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

Tentang waktunya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada (bilangan) ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lainnya).

Yang dimaksud dengan malam-malam ganjil yaitu malam dua puluh satu, dua puluh tiga, dua puluh lima, dua puluh tujuh, dan malam dua puluh sembilan.

Adapun qiyamul lail di dalamnya yaitu menghidupkan malam tersebut dengan shalat tarawih, shalat tahajjud, membaca Al-Qur’anul Karim, dzikir, doa, istighfar dan taubat kepada Allah Ta ‘ala. Beberapa pelajaran dari surat Al-Qadr:

1. Keutamaan Al-Qur’anul Karim serta ketinggian nilainya, dan bahwa ia diturunkan pada Lailatul Qadar (malam kemuliaan).

2. Keutamaan dan keagungan Lailatul Qadar, dan bahwa ia menyamai seribu bulan yang tidak ada Lailatul Qadar di dalamnya.

3. Anjuran untuk mengisi kesempatan-kesempatan baik seperti malam yang mulia ini dengan berbagai amal shalih.

(hdn)

sumber:
http://www.dakwatuna.com/2010/lailatul-qadr-malam-kemuliaan/

Senin, 14 September 2009

10 Malam Terakhir 10 Malam Terindah 10 Malam yg Tak Terlupakan.....

Saudaraku.....
Tahukah....
pada akhir bulan Ramadhan, langit bintang-bintang bumi beserta isinya menangis bersedih karena sebentar lagi bulan yg penuh kemuliaan ini akan berlalu..., bagaimanakah dengan kita?? adakah kesedihan itu sampai di hati kita? tentu, kesedihan kita pasti jauh lebih menyayat karena kita tak pernah tahu apakah tahun depan masih dapat berjumpa lgi dengan bulannya Al-Quran ini ataukah ini akan menjadi Ramadhan terakhir bagi kita??? Wallahu'alam....


DI penghujung Ramadhan, ada satu hari yg bernilai satara dengan 1000 bulan, satu malam yg teramat sangat mulia, dan sungguh setiap mukmin pasti mendamba mendapatkan malam lailatul qadar...., puncak dari segala puncak impian di bulan Ramadhan....

Saudaraku....
yuk sama-sama kita optimalkan 10 malam terakhir untuk berburu lailatul qadar...
untuk itu, kita butuh beberapa bekal....bekal ini saya dapatkan saat jalasah ruhiyah (by ibu Neni):


1. Niat yang kuat.......niat yg benar-benar kuat untuk berburu lailatul qadar....dengan niat yg kuat maka akan diberi kekuatan lebih olah Allah, seberat apapun perjuangan kita, selelah apapun kita di siang hari, insya Allah pada malah hari kita akan tetap kuat tuk menghidupkan malam dan beritikaf.....Semua berawal dari niat....there's a will there's a way....

2. Kesungguhan
---Man Jadda wa Jadda--
"Barangsiapa siapa yg bersungguh-sungguh maka dia akan mendapatkannya"

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS : Al Ankabut ayat 69)
Selalu ada jalan untuk orang-orang yang bersungguh-sungguh.....

3. Membuat perencanaan yang matang dan detail.....
gagal merencanakan sama saja dengan meerencanakan kegagalan loh....
apa saja yg perlu direncanakan???

buat jadwal harian bahkan pastikan tak ada detik dalam hidup kita yg terbuang sia2 untuk aktivitas yg kurang bermanfaat, optimalkan untuk tilawah, shalat, berdoa, berdzikir,....

buat daftar surat-surat yg akan dibaca di setiap shalat wajib dan shalat sunnah, dan pastikan kita tau kandungan isi suratnya agar saat dibaca dalam shalat kita bs lbh menghayati....

buat daftar doa-doa yg akan dipanjatkan di setiap malam, jangan biarkan malam2mu terlewati tanpa pengharapan....

buat jadwal tilawah quran dan buat langkah2 antisipasi bila berjalan tidak sesuai rencana...., misalnya saat kelelahan dan mengantuk, bisa tilawah sambil berjalan....atau memanfaatkan waktu2 di perjalanan (di angkot atau di kereta) untuk bertilawah....sediakan waktu di siang hari menjelang dzuhur untuk tidur sebentar (5-10 menit saja, jangan lebih....) karena tidur sebentar di saiang hari akan mendukung aktivitas kita di malam hari agar kuat begadang....

menyiapkan menu-menu yang akan mendukung aktivitas tubuh kita agar tetap bugar di malam maupun siang hari...., misalnya mengurangi karbohidrat agar tidak mengantuk, memperbanyak makan buah dan sayur..., minum susu dan madu....minuman jahe juga akan sangat mendukung aktivitas tilawah di malam hari.... fyi, jahe adalah minuman penghuni surga loh....

Apa saja doa yang dianjurkan dipanjatkan di 10 malam terakhir???

Allahumma innaka affuwwun tu hibbul afwa fafu 'anna yaa kariim......

Di bulan Ramadhan perbanyaklah:
1. Bersyahadat
2. Istighfar
3. Berdoa memohon surga dan memohon dihindarkan dari neraka

Di antara orang-orang yang dirindukan oleh surga adalah orang yang selalu beristighfar dan berdzikir....

***Rahmat Allah ada 100, dan ternyata yang diberi untuk penduduk bumi seluruhnya hanyalah 1, yang hanya 1 ini dibagi-bagi untuk seluruh penduduk bumi, baik yang beriman maupun yang tidak beriman....lalu bagaimana dengan yang 99?? sisanya, yang 99 disediakan Allah di akhirat kelak, kenikmatan yang tiada tara dan tiada batas......Jadi apakah rela berebut rahmat Allah di dunia yg hanya 1 itu dengan mengorbankan akhiratmu??***

Isi Ramadhan dengan:
ibadah puasa
ibadah qiyamul lail dan tilawah
perbanyak berdoa
utamakan waktu sahur dan manfaatkan seoptimal mungkin
ITIKAF adalah puncak ibadah di bulan Ramadhan......


the last........
saudaraku.......
SELAMAT BERBURU MALAM LAILATUL QADAR.....