Translate

Minggu, 30 Maret 2008

terima kasih smua....

Terima Kasih ya atas segalanya...atas cinta-Mu yang selalu melimpah..., deras tak terbendung...., terima kasih...., nikmat-Mu tiada tara, rasa syukurku tak kan pernah cukup tuk membalas segalanya...., terima kasih ya Allah....
Terima kasih atas limpahan rahmat-Mu...
atas keluarga yang selalu mencintai ku, yang selalu ada saat ku butuhkan, yang selalu mengerti kebutuhan ku...
Terima kasih ibu atas cinta mu yang tulus, selalu memberi tanpa menuntut balasan..., cinta yang selalu bisa membuat ku bangkit di saat jatuh, membuatku tersenyum di saat sempit, membuatku jadi manusia dewasa yang tau makna hidup, ia mengajariku segalanya...terima kasih ibu....
Terima kasih ayah atas curahan kasih sayang mu, atas pengorbanan mu, atas kesetiaan mu, terima kasih ayah, karena mu aku selalu bahagia, selalu ada untuk ku...Terima kasih ayah atas cintamu yang begitu besar mengalir, membuat hidupku semakin indah krn cinta kasihmu
Terima kasih adik-adik ku, ryan dan firman yang membuatku dewasa menghadapi kalian, yang selalu peduli walau sering membuatku naik darah, yang selalu ada penuh cinta walau sering berbeda pendapat, kalian tetap ku sayangi...
Terima kasih untuk sahabat-sahabat ku yang selalu menyayangi aku, membuat seluruh hati ku dipenuhi cinta..., selalu mau jadi tempat berbagi, mau mendengar segala cerita dan kisah hidupku, mendengar keluh kesah ku, dan pastinya selalu mau menceritakan semua nya, selalu mau berbagi senang dan sedih, selalu ada di sampingku....Percaya untuk menceritakan segalanya pada ku, makasih ya....kalian selalu punya tempat tersendiri di hatiku. Maaf kalo belakangan ini waktuku untukmu begitu
terbatas, tapi percayalah kalian segalanya dan selalu kusayang...
Terima kasih untuk saudara-saudari ku seperjuangan, yang dengan setia berjuang untuk satu cita-cita.....hanya mengharap ridho Allah semata, tak pernah mengeluh walau cobaan begitu berat, pengorbanan dan pengorbanan....., tak pernah mengeluh, kita selalu berjuang bersama, menangis bersama. Walau kadang terasa berat, namun saudara-saudariku selalu ada menyemangatiku untuk terus maju dan berjuang...., tanpa kalian aku akan mudah tergelincir...Kalian adalah energi, kekuatan, dan semangat ku....terima kasih...
Terima kasih untuk semua kepercayaan dan cinta kasih kalian.... sehingga hatiku selalu terisi oleh cinta, tak pernah kering dan gersang, selalu disirami derasnya  kasih sayang....tak pernah kekurangan dan tak pernah menjadi pengemis cinta....terima kasih...
Terima kasih untuk teman2 seperjuangan ku di bangku kuliah, para pejuang kemanusiaan dan lingkungan. Orang2 yang selalu rela berkorban demi kemajuan kesehatan bangsa dan penyelamatan lingkungan hidup...., idealisme tinggi, tapi juga menjadi sahabat yang selalu berbagi kisah dengan ku....terima kasih guys....ku sayang kalian.....,
Untuk "adik-adikku" di smp 11 dan sma 1, kalian adalah sumber inspirasi ku, tempat ku mencurahkan segala perhatian dan kasih sayang, layaknya adik kandung ku sendiri. Bahagia ku ketika kalian begitu percaya menceritakan segalanya pada ku, pertanda kalian percaya dan menerima ku sbg bagian dari diri kalian....aku sayang "adik-adikku", sangat.....Kalian adalah inspirasi ku....terima kasih....

Skali lagi, terima kasih untuk segala cinta yang tercurah, membuatku merasa semakin sempurna.....Terima kasih..., semua terasa begitu lengkap....Aku menyayangi semuanya....matahari yang terbit menghangatkan dunia, awan yang meneduhkan, hujan yang menyejukkan, dedaunan yang membuat mata segar, lautan yang sangat kucintai , burung-burung, ikan, sapi, kambing, semua ciptaanNya....semuanya.....semuanya....terutama orang-orang di sekitarku yang ku sayangi....

Terima kasih....Terima Kasih....Terima Kasih....Terima Kasih....


aku kangeeeeeeeen.....

mungkin dia tak pernah tahu
mungkin dia tak akan tahu
walau pernah ku ungkapkan
betapa ku merindukannya

rasa kangen yang amat sangat
menumpuk
hingga nyaris hampir meledak....huh....

aku kangen....
saat-saat kita bersama, berbagi, bercerita..., semua begitu lepas...,

aku kehilangan dia..., padahal dia begitu dekat
aku merindukannya..., padahal dia begitu dekat
aku ingin menjumpainya, tapi mengapa begitu sulit???

padahal dia begitu dekat, tapi kenapa sangat sulit untuk bertemu?

aku kangeeeennnn

kabar darinya slalu ku nanti...,
andai dia tau betapa bahagianya aku saat mendapat sms darinya...,
huh, aku benar-benar ingin menjumpainya....,
seandainya hari ini jadi...., aku tak perlu menunggu....

semoga di pekan ini kita bisa bersua....
setelah sekian lama....
aku ingin mendengar semuanya, semuanya....
cerita-cerita tentang hidupnya.....
yang dulu selalu dibagi dengan ku....aku ingin mendapat kepingan hidupnya lagi....
aku kangen dia....






Selasa, 25 Maret 2008

Go Ahead

oke...go ahead!
kata-kata simple
tapi itu jadi lampu hijau untuk ku memulai skripsi ...

pembimbing skripsi ku memang luar biasa sibu, bahkan proposal ku hanya di lihatnya dalam hitungan detik dan langsung di-acc, simple kan?

oke...ga ahead!
sms yang dikirimkannya ketika secara mendadak aku ganti topik tanpa membuat proposal, dan hanya kukabari beliau lewat sms

oke...go ahead!
kata-kata penuh makna

friends, go ahead
for your life
for your study
for yours

go ahead!!!

Sabtu, 23 Februari 2008

6 pertanyaan

Assalamu alaikum wr wb
suatu hari, Imam Ghozali berkumpul
dengan murid-muridnya.
Lalu Imam Ghozali
mengajukan enam pertanyaan pada murid-
muridnya.
Pertanyaan Pertama,
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"!
Murid-muridnya ada yang menjawab : orang
tua, guru teman dan kerabatnya.
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar.
Tetapi
yang paling dekat dengan kita adalah 'mati'.
Sebab itu sudah janji Allah bahwa setiap yang
bernyawa pasti akan mati. Oleh karena itu
sudah siapkah kita mati? Bekal apakah yang
akan kita bawa mati?!

Pertanyaan Kedua,
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Murid-muridnya ada yang menjawab : Negeri
China , bulan, matahari dan bintang-bintang.
Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.
Tapi yang paling jauh dengan kita adalah 'masa lalu'.
Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita,
tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh
karena itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang
sesuai dengan ajaran Allah.

Pertanyaan Ketiga,
"Apa yang paling besar di dunia ini?"

Murid-muridnya ada yang menjawab : Gunung,
bumi dan matahari.. Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.
Tapi
yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah
"nafsu" . Justru nafsu yang menguasai diri kita,
menyebabkan manusia gagal menggunakan akal, mata, telinga dan hati yang dikaruniakan
Allah untuk hidup dengan benar.

Pertanyaan Keempat,
"Apa yang paling berat di dunia ini?"
Murid-muridnya ada yang menjawab : baja,
besi dan gajah.
Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.Tapi
yang paling berat adalah
"memegang amanah".

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan
malaikat, semua itu tidak mampu ketika Allah
meminta mereka untuk menjadi! kholifah
(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah,
namun kemudian manusia lupa akan janjinya
pada Allah.

Pertanyaan Kelima,

"Apa yang paling ringan di dunia ini?"

Murid-muridnya ada yang menjawab : kapas,
angin, debu dan daun-daunan.Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan adalah benar.Tapi yang paling ringan didunia ini adalah
"meninggalkan sholat" .Gara-gara pekerjaan dan urusan dunia kita dengan mudah
meninggalkan sholat.

Pertanyaan Keenam,

"Apa yang paling tajam di dunia ini?"

Murid-muridnya dengan serentak menjawab Pedang.!!.Imam Ghozali menjawab benar, tapi
yang paling tajam adalah "lidah manusia".
Karena manusia dengan begitu mudah
menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.Tak ada manusia yang suci


Mari saling mengingatkan & memperbaiki
Moga hidup jadi lebih berarti
Tuk raih ridlo Illahi Robbi
Amiin

Wassalaamu'alaykum Warrahmatullahi

hidup itu......................

hidup itu, ketika kita masih dapat menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2
hidup itu, ketika jantung kita masih berdetak
hidup itu, ketika darah kita masih mengalir ke seluruh tubuh
hidup itu, ketika otak kita masih berpikir
hidup itu, ketika suara hati kita masih dapat didengar
hidup itu, ketika nurani masih ada dan masih memimpin stiap langkah
hidup itu, ketika .........(tambahin ya....)

Beginilah di proyek konstruksi